"Kucumbu Tubuh Indahku": Kesedihan, Tubuh, Diam

Juno menceritakan kisah hidupnya. Terlihat di adegan pembuka, Juno dewasa menyambut kita dengan sebuah monolog.

Juno dewasa adalah orang yang sama sekaligus berbeda saat Juno kecil.



Membicarakan tubuh yang memiliki kenangan atau memori seperti membicarakan benda yang memiliki energi dari sekitar. Pernah dengar? Bahwa sesungguhnya tiap-tiap tempat yang kita datangi, benda yang kita sentuh akan menghasilkan pertukaran energi tersendiri? Mungkin belum bisa dijelaskan dalam fisika. Saya tidak berbicara mengenai kinetik, termal, pegas dan lainnya. "Energi" lain kadang tak bisa dijelaskan.

Juno menjelaskannya melalui tubuh. Badannya menyimpan berbagai hal, saat kecil dia menyaksikan kekerasan, ketika kecil pula dia diperkenalkan Lengger.

Saya tidak mengenal Lengger, seperti saya yang tidak terlalu banyak mengenal banyak kebudayaan Indonesia yang lain. Saya bukan berasal dari Banyumas tapi akhirnya mengetahui bahwa "Leng" berarti lubang dan "ger" bermakna kepala mahkota ayam. Simbol dari perempuan dan laki-laki. Itu sebabnya juga dalam tarian ini gender menjadi lebur.

Kucumbu Tubuh Indahku diperuntukkan untuk orang-orang yang melihat kesenian dan dinamika manusia tanpa dikotomi sosial apapun. Bisakah melihat liukan tubuh lelaki menari sebagai sebuah pandangan seni yang luhur?

Tari merupakan pola-pola simbolik untuk memelihara keseimbangan dalam hidup secara komunal yang melambangkan harapan kesuburan, penghindaran mala petaka, dan lain-lain. Tari pada jamannya merupakan bagian utama dari upacara- upacara inisiasi dari kehidupan (kelahiran, kematian, perkawinan, dan sebagainya). Kesenian adalah bentuk komunikasi energi antara gejolak gairah manusia dan sekitarnya, masa lalunya, alamnya.

Peristiwa perkenalan dengan Lengger diputus dengan kejadian yang tidak terduga. Juno akhirnya diambil Bude-nya dan diasuh menjadi anak yang diharapkan dapat mengenyam pendidikan. Namun kehidupan kadang punya rencananya sendiri, Tubuh Juno menyerap hal lain, dia tidak seperti anak-anak lainnya. Ah tapi sebenarnya Juno sama seperti kita, kita toh tidak sama pula dengan yang lain.



Peristiwa yang menyayat menginginkan Juno kecil pada keinginan paling manusiawi ketika kita mengalami kesakitan. Ibu.
Ada istilah yang bisebut "Maternity comfort". Bentuk kenyamanan adiluhung yang dirasakan setiap insan ketika lahir ke dunia ini, pelukan serta kehangatan pertama, paling murni dan membekas hingga ke alam bawah sadar jauh sekali. Itulah sebab musababnya ketika kita mengalami kesakitan tak terperi yang kita inginkan adalah ibu. Alam bawah sadar kita mengingat kenyamanan pertamanya.

Namun sejak kecil kehidupan tak pernah adil padanya. Tubuh Juno mengikuti tuan yang didera banyak hal.

Juno dewasa mengenali dunia memang lah tempat yang membingungkan dan senang mempecundangi. Melihat kematian maupun darah menjadi bagian dari ingatan tubuhnya. Juno dewasa bahkan bercerita bahwa tubuhnya ini memang lah berperang. Partikel-partikelnya saling menjauh namun juga saling berkelindan.


Dalam film ini, kata-kata Bude mengenai hidup adalah perpisahan, pindah dan kematian seperti mengiringi Juno. Dia tak mengenal hal lainnya, kebahagiaan kecil datang dari hal-hal yang dilarang atau yang nantinya akan hilang. Namun Juno memang sesederhana itu, dia menjalani apapun dengan ancang-ancang tentang perpisahan, pindah dan kematian.

Setelah terpisah dengan Lengger ketika kecil, dia secara tak sengaja dipertemukan kembali pada kesenian itu. Ah tapi begitulah, Lengger sedari dulu pun sulit sekali bertahan jika tak berpindah.

Film Kucumbu Tubuh Indahku adalah puisi yang sedih. Bukan untuk membuatmu menangis meraung-raung, tapi membuatmu getir. Sejak kecil Juno bertahan hidup sendiri, untuk dirinya sendiri.
Namun dalam ini, yang saya rasakan adalah "isi" dari Juno yang tak bisa disuarakan.
Dia seperti hidup atas ombang-ambing dunia dan kehidupan. Juno jadi bagian keinginan orang lain, jadi korban maksud individu lain. Dia tak punya tempat untuk berteriak. Tarian adalah bahasa yang digunakan.

Bentuk cinta dalam film ini menggelisahkan, tentang bagaimana tak dapat memiliki adalah memang sebuah bagian dari realita. Tatapan dan bahasa tubuh adalah bentuk rasa yang disalurkan film ini.

Tentang Film

Ini ajang debut untuk Juno kecil yang diperankan Raditya Evandra dan tentu pujian patut disematkan pada Muhammad Khan sebagai coming of age Juno. Garin Nugroho menyajikan karya sebagaimana saya dulu mengenal buah tangan beliau melalui karya-karya 90an nya seperti "Bulan Tertusuk Ilalang" atau karya 2000an dalam "Opera Jawa".

Beberapa pemain di Kucumbu Tubuh Indahku memang kadang tidak asing lagi, jika kamu beberapa kali menonton film buatan Garin Nugroho. Contohnya Teuku Rifku Wikana sebagai bupati, dia acapkali saya lihat di film-film buatan Garin dan itu tidak menjadi masalah. Penyutradaraan yang baik terlihat pula ketika saya benar-benar lupa bahwa Randy Pangalila adalah aktor yang terkenal lewat sinetron Cinta Fitri. Dalam film ini saya melihat Randy Pangalila sebagai petinju yang kerap kali bertelanjang dada dan ingin menikahi pacarnya.

Mengapa kontroversi?

Kucumbu Tubuh Indahku menantang seseorang yang menonton untuk melihat sebuah kesenian dan manusia sebagai dinamika yang rumit sekaligus sederhana.
Beberapa adegan akan menyentil sisi maskulinitas, menggugah ketidak nyamanan para penjunjung tinggi dikotomi hitam putih dunia. Para homophobic bisa jadi akan melihat film ini tanpa pandangan holistik. Polisi moral akan melihat film ini sebagai contoh kebobrokan.

Padahal dunia ini memang bukanlah tempat yang baku. Apalagi Indonesia, tempat dengan berbagai budaya yang melebur sejak jaman nenek moyang. Tempat tinggal banyak sekali manusia, hingga 250juta ditambah ragam flora fauna.
Film dan kesenian bukanlah media statis pemberi pesan moral. Hidup sendiri tak selalu memberi silver lining, kadang memang berjalan saja seperti itu.

Film ini memberi getir, ya individu bertahan hidup sebegitu saja, tidak membicarakan ambisi dan mimpi. Memang kadang harus diingatkan seperti itu, bahwa banyak orang-orang tak ada daya, waktu, upaya membicarakan dan memikirkan yang luas sekali.

Kucumbu Tubuh Indahku membagikan rasa yang komplit. Ini adalah film yang setelah kau tonton akan membuatmu terdiam sebentar ingin menghirup nafas, ingin merasakan udara, ingin menyentuh jari-jarimu. Menyadari bahwa diri ini manusia, dan bahwa orang lain pun manusia. Salah satu film yang mengasah tubuh dalam diamnya tetap menyuntikkan empati.

Jika kamu belum sempat menontonnya, betapa rugi sekali. Mengurangi kekakayaan rasa yang bisa kau simpan. Ini khazanah lain perfilman, ini seni yang patut kau kenang.


Judul Film: KUCUMBU TUBUH INDAHKU
Sutradara: GARIN NUGROHO
Rilis: 18 April 2019

Comments